AREMA INDONESIA
Juara Liga Indonesia 2009-2010
29 March 2011
Nurdin Halid Salahkan Andi Mallarangeng
Nurdin Halid mengadakan konferensi pers berselang satu jam setelah Andi Mallarangeng memberikan pernyataan resmi kepada wartawan di ruang Media Center Kantor Menpora. Andi dengan tegas menyatakan tidak mengakui lagi kepengurusan Nurdin Halid sebagai Ketua Umum PSSI dan Nugraha Besoes sebagai Sekretaris Jenderal PSSI serta seluruh kegiatan keolahragaan yang diselenggarakan kepengurusan PSSI tersebut.
Menpora juga mengatakan akan menghentikan sementara penyaluran dana yang bersumber dari APBN, sampai terbentuk kepengurusan PSSI yang baru periode 2011-2015. Namun, persiapan tim nasional sepak bola Indonesia untuk persiapan SEA games 2011 akan tetap berjalan. Pemerintah bersama KONI/KOI sepakat bersama Program Indonesia Emas (PRIMA) akan menjalankan persiapan Tim Nasional.
“Kalau mau menarik aset negara,silakan, kami tidak berdaya untuk menjaga itu. Termasuk kalau kami disuruh keluar kami akan keluar,” kata Ketua Umum PSSI yang telah menjabat sejak 2003 ini.
Namun, di akhir pernyataannya Nurdin dengan nada meninggi meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencopot Andi dari kursi Menpora. “Saya sebagai ketua PSSI yang legal meminta kepada Presiden untuk mencopot Saudara Alfian Mallarangeng karena tidak cakap sebagai menteri dan tidak pantas menjadi seorang menteri. Saya minta itu,” ujarnya.
Nurdin berkilah tidak ingin dizalimi. “Sebagai anak bangsa sekalipun saya sampah tapi sekecil apapun saya telah berbuat untuk bangsa. Saya tidak iklas dizalimi terus menerus.” Apabila Alfian adalah pejabat yang cakap, menurutnya ,PSSI diundang dan dimintai keterangan. “Tapi dia lebih memilih terus menerus orang-orang yang mengatasnamakan KPPN dan memilih konsultasi dan melakukan yang tidak benar,” kata Nurdin.
RINA WIDIASTUTI | TEMPO
28 November 2010
M Fachrudin bermain Trengginas
Tak hanya menjadi motor permainan timnya dari rusuk sayap, pemain bernomor punggung lima ini mencetak hat-trick alias tiga gol ke gawang lawan. Ketiga gol tersebut dibuatnya di menit ke-20, 24 dan 61. Gol pertamanya bahkan menjadi gol pembuka kemenangan tim sekaligus membangkitkan motivasi rekan-rekannya untuk terus menggempur pertahanan musuh.
Keberingasan Fachrudin jelas bukan kebetulan. Selama ini, pemain yang biasa beroperasi sebagai penyerang sayap kiri itu dikenal produktif. Musim lalu, Fachruddin mencetak delapan gol yang berperan besar atas sukses Arema menjadi kampiun ISL untuk kali pertama.
Namun sayang, musim ini dia jarang mendapatkan kesempatan tampil penuh 90 menit. Berbeda dengan musim lalu, saat Arema ditukangi pelatih asal Belanda, Robert Rene Albert. Kala itu Fachrudin selalu menjadi pilihan pertama di posisi winger kiri sejak awal hingga akhir kompetisi.
Hingga delapan laga ISL putaran pertama yang telah dilakoni tim Singo Edan musim ini, tercatat Fachruddin baru sekali tampil sebagai starter. Yaitu saat Arema menahan imbang 1-1 Deltras, 27 Oktober lalu di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Di tujuh laga lain, Fachrudin lebih sering turun sebagai pemain pengganti atau kadang tidak dimainkan oleh pelatih Miroslav Janu.
Miro lebih sering mempercayakan posisi penyerang sayap kiri kepada pemain muda Dendi Santoso. Dendi memang tampil moncer sejak musim lalu, namun saat itu dia lebih sering diturunkan Robert sebagai pelapis Fachrudin. Kini kondisinya justru berkebalikan. Fachrudin lebih sering dijadikan pelapis Dendi di pertengahan babak kedua.
Hal ini ternyata tidak terlalu dipusingkan oleh Fachrudin sendiri. Sebagai pemain professional, dia merasa siap jika harus dimainkan kapan saja. Keputusan menurunkannya sebagai starter maupun pemain cadangan dianggapnya sebagai hak kebijakan pelatih. “Semua tergantung pelatih,” ujarnya kepada Malang Post usai uji coba melawan Arema U-21 kemarin.
Fachrudin juga tidak mempermasalahkan minimnya kesempatan tampil penuh, meski sebagai pemain dia jelas berhasrat selalu bisa main full dalam setiap pertandingan.
“Saya siap dipasang sebagai starter maupun cadangan. Semuanya diatur pelatih sesuai strategi. Tidak ada masalah,” tandasnya.
Menanggapi soal Dendi Santoso yang mulai menggeser posisinya di starting line up, Fachrudin menjawab dengan diplomatis. “Saya anggap itu bukan pergerseran yang perlu diperdebatkan. Kita semua di tim memiliki kualitas setara yang tidak jauh berbeda. Sehingga pelatih bisa menurunkan siapa saja yang sesuai dengan strategi yang diinginkan. Jadi banyak pilihan, seperti menurunkan Dendi atau saya,” pungkasnya. (tom/jon)
Review Momen kemenangan Indonesia VS Malaysia 4-1
Review Pertandingan :
Di babak grup, Indonesia tampil gagah. Mengalahkan Laos (6-0), Vietnam (3-0), dan Kamboja (8-0), serta sekali seri melawan Singapura (0-0). Tim Garuda mencetak 17 gol tanpa pernah kebobolan dalam 4 pertandingan!
Di semifinal, Indonesia ditantang Malaysia. Walaupun tak seharusnya sepakbola dicampur dengan politik, ketegangan klaim kebudayaan kala itu membuat pertandingan lebih panas.
Laga semifinal pertama di Jakarta, Indonesia harus kalah 1-2. Namun amarah Garuda sanggup meledak di Kuala Lumpur, skor balasan 4-1 membuat negeri kita akhirnya lebih unggul. Terimakasih untuk gol Kurniawan, Charis, Ilham, dan Boaz.
Sebuah momen perjuangan anak bangsa yang layak diingat. Tidak menyerah hingga tetes keringat bahkan tetes darah yang terakhir. Kekalahan di partai pertama tidak membuat lunglai, semangat kita justru terbakar untuk menunjukkan siapa Indonesia sesungguhnya!
Di lain waktu, kita tidak boleh terlecut hanya ketika baru saja kalah. Tunjukkan bahwa Indonesia adalah Indonesia, kapan pun, dimana pun.. Merah Putih harus tetap berkibar.
Source: http://www.sepaxbola.info/2010/08/indonesia-vs-malaysia-kita-pernah.html#ixzz16XwiyqAb
Blog Sepakbola | www.sepaxbola.info
31 August 2010
Lawan Arema, Persiwa siapkan skuad terbaiknya
Saat menang melawan PSM, pelatih Suharno memang menurunkan para pemain cadangan yang sebagian di antaranya masih mengikuti seleski di Persiwa. Namun di luar dugaan, mereka bisa menaklukkan PSM yang lebih difavoritkan. Jumlah gol yang dihasilkan Persiwa bahkan lebih baik dibanding Arema yang menundukkan PSM dengan skor tipis 1-0.
Agus menambahkan meski akan bermain melawan tim tuan rumah yang didukung oleh suporter, Persiwa akan bermain normal. Ia bahkan menjanjikan timnya akan tampil menyerang untuk mendapatkan hasil terbaik. “Kami tidak mengenal negatif football meski kami bermain di kandang lawan. Jadi akan kami akan bermain seperti saat mengalahkan PSM. Kami yakin bisa meraih hasil bagus di laga ini,” ujarnya.
Tim Persiwa sebenarnya tidak disiapkan untuk mengikuti Piala Antarpulau. Namun, ketika sedang menggelar pemusatan latihan di Yogyakarta, tiba-tiba mereka diminta PT Liga Indonesia untuk menggantikan Persipura Jayapura sebagai wakil Pulau Papua. Persipura sendiri tidak bisa tampil karena belum menyiapkan tim.
Menurut Agus, kondisi para pemain Persiwa sebenarnya tidak optimal di Piala Antarpulau ini. Saat pertama kali menggelar latihan di Yogyakarta, ia menilai para pemain Persiwa baru dalam kondisi 40 persen.
“Namun ternyata di turnamen ini kami bisa sukses di laga pertama. Pertandingan sepertiini juga cukup penting sebagai bagian persiapan tim karena lawan yang dihadapi merupakan tim-tim bagus,” katanya.
ARIS MUSTAFA
27 August 2010
Inter Island Cup : Arema Vs PSM 1-0
Bulan Ramadhan Aremania kok masih Saling Ejek ya..
Keadaan yang tidak sepatutnya di tiru adalah nyanyian yang di nyanyikan oleh kelompok Aremania saat teamnya menjamu PSM Makassar pada Jumat malam, 27 Agustus 2010 di stadion Kanjuruhan, di hari ke 17 bulan Ramadhan ini mereka menyanyikan nyanyian (dukungan) yang tidak sepatutya di sampaikan, mengingat siaran Inter Island Cup sendiri di siarkan Live oleh salah satu station Televisi Nasional. Suara tersebut begitu kerasnya menjurus dan sengaja di tujukan kepada Kelompok Bonek dan Viking! bagamana bentuk nyanyian tersebut? tidak etis jika di sampaikan di media, tentu rekan-rekan yang menyaksikan pertandingan tersebut mendengar cacian dan hinaan yang mereka lontarkan, apakah ini adalah moral bangsa Indonesia? bulan Ramadhan marilah kita saling intropeksi diri , tak ada supporter yang benar-benar baik, semoga tindakan tidak terpuji tersebut tidak di tiru oleh rekan-rekan supporter lain, biarlah yang terjadi sudah terjadi, yang merasa di singgung berdoa saja semoga ini adalah bagian kalian menahan sabar, agar mendapat hikmah di Bulan yang baik ini, Salam Damai.
03 August 2010
Jangan tinggalkan Kami Robert Rene Albert, Aremania Love You
Robert Rene Albert sendiri asing bagi Aremania dan pecinta sepakbola Indonesia saat pertama dia menukangi team Arema, namun pada akhirnya ia telah menunjukkan bahwa di bawah asuhannya ia banyak membawa perubahan dan trend setter bagi pecinta bola Malang dan di Indonesia, nama Arema Malang di ubahnya menjadi Arema Indonesia beserta logo singa yang dulu terkurung kini telah terbuka dengan tujuan agar Arema tidak terkurung dengan Api yang melingkari logo singa.
Saya dapat menggambarkan bahwa Robert adalah sosok yang ramah dan bersahaja, ia begitu baik terhadap para pemainnya tidak sekedar menjadi pelatih tapi juga menjadi Ayah dari para punggawa singoedan yang masih muda, Aremania tentu sudah banyak tau dengan sikap ramahnya saat berjumpa, dan lihatlah bagaimana Robert mengambilkan Air minum kepada para pemainnya saat mereka sedang haus sekaligus memberikan petunjuk skema permainan yang seharusnya di jalankan oleh para pemainnya, pernah sebelumnya terjadi seperti itu pada pelatih lain yang telah menukangi Arema?, dan hal ini pula yang telah membuat para pemain benar-benar memiliki team Arema dan memiliki ayah kedua, sehingga di dalam setiap bertanding mereka(pemain.red) merasa memiliki sebuah team dan juga sebagai keluarga.
Robert membawa sisi positif dalam sepakbola dan ia adalah orang yang berbicara sepakbola penuh dengan tanggung jawab dan profesionalisme, pemain-pemain muda yang dulu tidak bersinar dan tak banyak dikenal kini menjelma menjadi pemain yang patut diperhitungkan, ia jeli melihat potensi dan ia tidak pernah ragu dalam mengambil keputusan.
Sosok Robert tidak pernah menganggap enteng setiap lawan-lawanya, tak pula ia sombong dengan setiap kemenangan yang di raih, berani mengucapkan selamat kepada team yang berhasil mengalahkan anak asuhnya dengan ucapan selamat.
Kini Musim Robert di Arema telah Usai, namun belum ada kejelasan dari Manajemen Arema terkait masa depannnya, sehingga ia memutuskan untuk sejenak hengkang dari Arema, dan akan bertemu manajemen PSM, terkait program apa yang memang di butuhkan PSM sekaligus melihat potensi apa saja yang ada di laskar Juku Eja, karena PSM Sendiri adalah team yang paling serius mendapatkan jasa Robert pada musim depan.
Dan akankah manajemen akan kembali menggunakan jasa Robert? ataukah akan kembali dari NOL lagi? sementara musim depan Arema juga akan bermain di LCA, saat ini hanya Robert yang tau komposisi dan resep yang cocok untuk Singoedan dalam mengarungi LCA musim depan.
Seperti yang ayas lansir dari Ongisnade.net bahwa Robert menjelaskan :
jika tim ini nantinya akan berlaga di LCA, maka harus ada penambahan tenaga baru yang mumpuni. Dengan materi yang kita punya sekarang, kita belum cukup kuat untuk mengarungi LCA dan liga musim depan. Harus ada improvement.”
“Dengan materi yang kita punya sekarang, kita belum cukup kuat untuk mengarungi LCA dan liga musim depan. Harus ada improvement,”
“Ini bukan soal siapa yang akan bertahan, tapi soal siapa yang akan pergi. Musim ini saja saya sebenarnya sudah minta kepada manajemen untuk menambah kekuatan, namun apa daya, manajemen mengaku tak sanggup membayar gaji untuk pemain baru.”
“Andai saja saya dipercaya untuk terus menukangi Arema, maka saya berharap ada perubahan, ada pembenahan di sana-sini. Mudahnya begini, jika ingin jadi tim profesional, maka pilihlah orang-orang yang juga bisa bekerja secara profesional. Perubahan struktur organisasi itu saya rasa yang krusial.”.
Satu pesan Robert untuk Manajemen, ia masih ingin bertahan di Arema dan juga berharap Manajemen mau belajar dari kegagalan kali ini, ayas membayangkan bagaimana jika Arema tidak memiliki Aremania, mungkin saja ia sudah pergi meninggalkan Arema sejak putaran pertama dulu karena keterlambatan gaji, dan di kabarkan sempat di usir pihak Hotel karena belum ada pembayaran sewa hotel dari Manajemen.
Namun akhinya Robert melunak, ia juga sangat mencintai Aremania dan inilah faktor lain yang membuat robert masih ingin bertahan di Malang, Robert,, Kami mencintaimu, jangan pergi cepat dari Arema.. dan jika boleh berpesan… sedikit lebih sabar menghadapi Manajemen, selanjutnya? terserah Manajemen berkata, apakah mereka akan membiarkan Pelatih yang telah berjasa membawa Arema sebaik musim ini. Dan apakah ini tamparan bagi Aremania jelang usia Arema yang ke 23 Tahun pada 11 Agustus 2010?Salam Satu Jiwa.
[Tyo] Sumber : www.supporter-indonesia.com
18 July 2010
Arema Indonesia jinakkan Persib Bandung 3-0
Persib baru bisa memberikan perlawanan pada awal babak kedua. Namun, Arema yang tampil dominan kembali menekan pertahanan Persib. Gol pertama Arema tercipta pada menit ke-59 melalui tendangan Rahmat Afandi. Tuan rumah berhasil menggandakan keunggulan melalui penalti yang dilesakkan Pierre. Dua menit berselang Singo Edan berhasil mencetak gol ketiga melalui pemain pengganti Dendy Santoso. Apesnya Persib tampak terlihat ketika eksekusi penalti kali kedua yang juga dilakukan Christian Gonzalez lagi-lagi dapat digagalkan kiper Kurnia Mega. Sampai peluit akhir dibunyikan wasit Jimmy Napitupulu, skor 3-0 tetap bertahan.
Dengan demikian, di leg kedua yang akan berlangsung di Bandung pada Kamis (22/7) pekan depan, Arema tinggal bermain imbang atau kalah dengan maksimal margin dua gol guna melaju ke babak semifinal. Sebaliknya, kekalahan ini kian menipiskan peluang Maung Bandung. Christian Gonzalez dkk minimal kudu membukukan empat gol guna melaju ke babak empat besar.(IAN)
14 July 2010
Kapolres Malang ijinkan laga Arema Vs Persib di Kanjuruhan
Hal ini dipastikan setelag panitia pelaksana (panpel) Arema sudah mendapatkan izin lisan dari Kapolres Malang, AKBP Rinto Djatmono, termasuk dari Kapolda Jatim. Laga Arema menjamu Persib pada babak delapan besar Piala Indonesia (18/7/2010) nanti, bakal positif digelar di Stadion Kanjuruhan.
Hal ini dipastikan setelag panitia pelaksana (panpel) Arema sudah mendapatkan izin lisan dari Kapolres Malang, AKBP Rinto Djatmono, termasuk dari Kapolda Jatim.
Aremania Vs Bonek? kami adalah saudara
Hendy Prima
Arema Indonesia Tancapkan Sejarah di FIFA World Cup Soccer City

[caption id="" align="aligncenter" width="500" caption="Berbaur dengan Supporter Argentina"]
[/caption][caption id="" align="aligncenter" width="500" caption="Bahkan Bendera Bule itu sendiri tidak di kibarkan"]
[/caption][caption id="" align="aligncenter" width="500" caption="Turis asing menyempatkan melihat bendera Arema"]
[/caption][caption id="attachment_5059" align="aligncenter" width="500" caption="Mungkin mas ini mengharap Arema tampil di Piala Dunia, tapi mungkinkah?"]
[/caption][caption id="" align="aligncenter" width="500" caption="Beautiful and Handsome"]
[/caption][caption id="" align="aligncenter" width="500" caption="Semangat arema dan semangat Afrika"]
[/caption][caption id="" align="aligncenter" width="500" caption="Kebersamaan dengan Negara Adidaya"]
[/caption]Lihat Foto-Foto Lainnya di Sini
Bersahabat dengan Supporter Argentina
Ramos dari Wartawan Radio/TV mundial PASIONDEPORTIVA ARGENTIA, bertukar kaos dan mengibarkan bendera Arema-Indonesia didepan Soccer City Stadion. Shot dan bernyanyi lagu Argentina dan Lagu2 Aremania akan dimasukkan program siaran Nasional untuk supporter di Argentina. Ramos janji setelah pulang dari Cape Town akan meload video itu. Dua wartawan gila Argentina ini juga berharap Aremania bisa menyontoh lagu2 Tim Nasional Argentina untuk Arema-Indonesia;
VAMOS VAMOS ARGENTINA
VAMOS VAMOS A GANAR
QUE ESTA BANDA IGRILOMBERA
NO TE DEJA, NO TE DEJA
DE ALENTAR.....
Ramos berjanji akan link web site www.aremafc.com (saya kasih aja yang ini) untuk di link di websitenya dia. Arema dan Indipidiente adalah Champion Liga 2010 dinegaranya masing masing bahkan teman ramos menunjukkan tato indipidiente. Hebatnya waktu mereka ke SA semua pakai baju Nasional Argentina. Beda dengan Arema-Indonesai tetap baju Arema.
Dipinjami Topi Supporter Mexico
Supporter Mexico yang paling tertarik setelah membaca Arema-Indonesia minta foto bareng karerna Indonesia tidak masuk kualifikasi tetapi semangat persahabatan nonton Bola hingga ke Dunia. Orang Mexico bilang, disana sepak bola sudah seperti air yang harus diminum tiap hari. Tanpa sungkan2 Meminjamkan topinya untuk dipakai foto bersama mereka. Disaat yang sama datang pula supporter Argentina jadilah kita foto bareng. Bisa dilihat betapa Sejajarnya Mexico, Arema-Indonesia dan Argentina paling tidak dilevel supporter dan fanatik terhadap bola. Bedanya mereka ditimnasional, sedangkan Arema tidak memiliki wakil dari Timnas Indonesia di World Cup.
Bapak Dari Honduras dan Arema berfoto bareng di Soccer City kita bertukar pikiran tentang sepak bola denegara masing2. Hebatnya Honduras lolos meskipun dengan penduduk jauh dibawah Indonesia. Supporter Honduras minta alamat email dsb untuk disampaikan salam ke semua pecinta sepakbola di Honduras dari Arema-Indonesia.
Eduardo Supporter Brasil
Eduardo Lintz, MD Supporter Fanatik dari Brasil AAPP F.C. di Brasil meskipun bukan club juara tahun ini tapi tetap dipakai kaos kebesarannya saat mendukung Timnas Brasil bedanya dia dirangkapi baju Timnas. Eduardo hádala seorang dokter di Plastic and Reconstructive Surgery Ivo Pitanguy Insstitute’s Instructor. Eduardo juga mengambila beberapa foto untuk Tim favoritnya di Liga Brasil pertemuannya dengan sesame supporter Fanatik dari Arema-Indonesia
Bendera Arema Indonesia sejajar dengan Argentina, Mexico, Ghana dll.
Belajar menjadi supporter Tingkat Dunia
Arema-Indonesia relajar banyak tentang kode etik dan tata cara mensupport tim sepak bola untuk Tingkat Dunia (FIFA). Ada banyak aturan sekitar 20 item namun yang paling mendasar adalah; sopan, tidak rasis, tanpa alcohol, tanpa bendera 2m x 1.5m dilarang, no drugs, no promotional or commercial materil (seperti iklan terselubung dari penonton), no animals, no umbrellas, no gas spray cans, corosiver or anything that Could couse FIRE, no object which could compromise public safety. Berdiri ditempat berjalan orang saja diusir sama Stewarship, penggeledehan dengan ketat dan di scan seperti masuk ke Airport. Supporter yang nekat berbuat tidak sopan langsung diambil dan dibawa ke kantor polisi (contohnya melempar gulungan kertas oleh Supporter Argentina), diproses secara hokum bahkan dideportasi kenegaranya. Tiap tempat duduk ada identias passport dan detail alamat penonton. Tidak ada makian atau cacian antara supporter, meskipun kalah (USA) juga biasa meninggalkan stadion dengan tenang tanpa ada kerusuhan dan bakar2an.
Kapan kita Timnas Indonesia sejajar dengan Argentina, Brasil atau Mexico? Kapan juga Supporter Indonesia bisa belajar dari World Cup untuk tidak saling memukul hanya karena beda costum?. Sudah saatnya penyelenggara bola di Indonesia (PSSI) belajar dari Arema-Indonesia bagaimana mampu ke Tingkat Dunia dengan kantong sendiri. Belajar professional untuk Supporter bagaimana menonton dengan hati yang tenteram bagi semua orang...
Oleh : Harie Pandiono : South Afrika : Salam buat Supporter Indonesia.
10 tahun Supporter Indonesia
Berkumandang dan berdendang di iringi tarian dan lautan ombak”buatan” dari tangan-tangan ribuan supporter yang terus memutar hingga dirasa cukup oleh mereka dan sang Konduktor Tribun, dan inilah Supporter Indonesia yang sangat fanatik dan bergairah dalam setiap memberikan dukungan, pendukung merupakan aset terbesar dari sebuah team, selain untuk memotifasi team mereka(Supporter) adalah tempat untuk mendulang profit dari setiap penjualan tiket dan keuntungannya di peruntukan untuk keberlangsungan team itu sendiri.
Di Indonesia ada empat Supporter yang memang sering (bahkan) berpengaruh bagi supporter lain karena kekompakan, jumlah dukungan, dan terkadang karena anarkismenya, mereka adalah
1.Aremania(Malang)
2.Viking/Bobotoh(Bandung)
3.Bonekmania(Surabaya)
4.Jakmania(Jakarta)
Dari merekalah suasana persaingan terlihat nyata dan begitu berpengaruh, namun masih banyak lagi persaingan yang juga tak kalah hebat dari mereka, seperti persaingan Banaspati(Jepara) dengan SNEX(Semarang), antara Slemania(Sleman) dengan Brajamusti(Jogja) dan persaingan-persaingan dari setiap wilayah yang daerahnya tidak terlalu jauh.
Pertemuan antar Supporter sudah pernah di gelar, di Malang terjadi pertemuan Indonesia Damai 1 dan Indonesia Damai 2, dimana di harapkan dari pertemuan tersebut dapat menyatukan persepsi dan menghindari konflik yang dapat mengakibatkan terjadinya gesekan yang dapat menimbulkan korban(Cacat dan Jiwa).
Dan yang terakhir adalah Kumpul-Kumpul Supporter Indonesia yang penyelenggaraannya masih di tempat yang sama, yakni Kota Malang bertepatan dengan agenda, KSN =Kongres Sepak Bola Nasional, perlu di ketahui juga KSN sendiri awalnya di harapkan oleh banyak pihak agar Sepak Bola Indonesia dapat lebih baik lagi dengan mengeluarkan keputusan mengganti kepengurusan Pucuk Pimpinan PSSI dan jajarannya, namun apa yang terjadi, harapan banyak pihak itu tidak terlaksana.
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada 19 April 2010 genap berusia 80 tahun. Organisasi sepak bola nasional yang didirikan di Yogyakarta pada 1930 oleh Soeratin Sosrosoegondo ini jauh lebih tua ketimbang Republik Indonesia, yang baru 64 tahun merdeka. Negeri ini mengenal sepak bola melalui pendudukan bangsa asing. Dan sepak bola pulalah yang juga menjadi alat perjuangan mencapai kemerdekaan. Meski sudah berjalan panjang, PSSI dan sepak bola Indonesia ternyata belum menemukan keindahannya. Catatan hidup PSSI diwarnai kerusuhan, perkelahian pemain, dan hancurnya performa tim nasional.
Dengan sepak bola dapat menyatukan antar antar pendukung dan antar Supporter, seperti Aremania dengan Jakmania, Pasoepati,Slemania,Banaspati,Singamania, namun juga menjadikan harmoni permusuhan mereka dengan Viking,Bonekmania. yang hingga sekarang masih terjalin seperti itu, ada pula yang mengatakan ungkapan “Nakal” justru dengan permusuhan inilah sepak bola Indonesia lebih terasa greget, hemm… setujukah kalian dengan ungkapan seperti itu? dan bagaimana jika saudara anda atau anda sendirilah yang menjadi korban dari permusuhan itu? masih bisakah kalian menerima ungkapan dan teori semacam itu?
Hari Supporter Indonesia pertama kali di cetuskan pada 12 Juli 2000, oleh perwakilan beberapa kelompok Supporter di kantor redaksi harian (Bola) Jakarta, di cetuskannya ide tersebut dengan harapan dapat menjadikan supporter menjadi lebih dewasa dan memaknai setiap perjalanannya menjadi lebih baik, dan kini sudah 10 tahun(pada 12 Juli 2010) kita akan bersama memperingati momentum hari jadi ini, sudahkan kita saling intropeksi diri dengan ikhtikad pribadi? karena dengan di mulainya dari pribadi kita, tentu saja akan mempengaruhi jiwa keseluruhan supporter di Indonesia. Mari memaknai hari jadi Supporter Indonesia sebagai momentum kebangkitan bahwa kita bisa menjadi lebih baik dan bisa bersama-sama dengan supporter lain untuk saling bercengkerama di satu stadion yang sama, bernyanyi dan berangkulan untuk mendukung team kesebelasan kita, tak perlu risau akan terjadi pertikaian. Selamat Hari Supporter Indonesia, dan Salam Damai.
Untuk Segenap pembaca www.supporter-indonesia.com , dan seluruh pecinta sepak bola tanah air.
(Redaksi/Hendy prima)
02 June 2010
Konvoi Aremania
“Kami akan all out untuk mengamankan pesta rakyat ini, baik secara terbuka maupun tertutup. Beberapa titik akan kami pantau secara khusus, karena rawan kemacetan dengan adanya konvoi Aremania. Kami sudah menyiapkan sekitar seribu personil mengamankan kegiatan ini,” ujar Daniel kepada wartawan.
Daniel juga mengimbau agar Aremania tidak beraksi membabi buta bila melihat kendaraan dengan nomor plat L. Menurutnya, belum tentu pengendara tersebut warga Surabaya. Kendati demikian, polisi tetap meminta Aremania berlaku tertib selama mengikuti Pesta Rakyat.
Dalam Pesta Rakyat ini, para pemain beserta replika trofi Superliga Indonesia rencananya akan diarak keliling kota. Aremania juga bakal melakukan konvoi merayakan kesuksesan tim Singo Edan.
26 May 2010
DI WARNAI ADU JOTOS, AREMA INDONESIA JUARA
Riauterkini-PEKANBARU- Sekitar 30 ribu pendukung PSPS Pekanbaru menjadi saksi lahirnya juara Indonesia Super League (ISL) musim 2009-2010. Arema Indonesia Malang sukses menjadi yang terbaik setelah sukses mencuri satu poin penentu dari tuan rumah di Stadion Khaharuddin Nasution Rumbai, Pekanbaru, Rabu (26/5/10). Pestasbihan Arema menjadi yang terbaik musim ini sempat diwarnai adu jotos antarpemain kedua kesebelasan.
Tanda-tanda Arema akan menjadi juara menguat saat babak pertama menit 40 penyerang asal Singapura Noh Alamsyah sukses mengkonfersikan umpan panjang dari tengah lapangan menjadi gol. Dikawal dua pemain belakang PSPS, Anop-sapaan Noh Alamsyah- sukses mengeco Dede Sulaiman. Skor 0-1 bertahan untuk tim tamu sampai turun minum.
Babak kedua baru berjalan tiga menit, wasit menunjuk titik putih untuk PSPS Pekanbaru, setelah seorang pemainnya dijatuhkan pemain belakang Arema di kotak pinalti. Dzumafo Herman yang menjadi eksekutor sukses menyamakan kedudukan.
Setelah itu tempo pertandingan terkesan monoton. Tekanan puluhan ribu penonton menyebabkan permainan kedua kesebelasan kurang berkembang. Sejumlah benturan terjadi dan kemudian memicu keributan pada menit 65 babak kedua.
Bermula dari adu fisik Ade Suhendra dengan Noh Alamsyah di sisi kanan dekat kotak penalty PSPS. Dalam satu gerakan, Ade Suhendra terlihat seperti memukul Ano. Gerakan itu terlihat M Riduwan, rekannya di Tim Nasional Singapura. Ridwuan yang terkenal temperamental tak terima dan langsung mendorong Ade Suhendra. Segera saja arena perkelahian massal terbuka. Pemain saling pukul. Wasit dan polisi kemudian berusaha melerai.
Pertandingan sempat dihentikan sekitar 10 menit untuk menenangkan keadaan. Setelah pertadingan dilanjutkan, tidak ada lagi gol yang tercipta. Satu poin dari Rumbai cukup mengantar Arema menjadi juara dengan total poin 70.***(mad)
AREMA INDONESIA JUARA LIGA SUPER 2009-2010
Tamabahan satu poin dari bermain seri 1-1 tersebut membuat Arema total mengumpulkan 70 poin dari 33 pertandingan yang sudah dijalani. Sepanjang musim ini Arema meraih 22 kemenangan empat hasil imbang dan tujuh kali kalah.
Kompetisi ISL 2009/2010 sesungguhnya masih menyisakan satu laga lagi. Namun dengan keunggulan empat poin atas Persipura Jayapura di posisi kedua, tim asal Kota Malang itu tak akan bisa dikejar oleh 'Mutiara Hitam', yang sudah menjalani pertandingan ke-33-nya.
Ini adalah kali pertama Arema sukses menjuarai Liga Indonesia, yang format pertamanya mulai diperkenalkan pada musim 1994/1995 silam. 'Singo Edan' menjadi tim ke-11 yang berhasil menjuarai Liga Indonesia, mengikuti jejak Persipura, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, PSM Makassar, Bandung Raya, Petrokimia Putra, PSIS Semarang, Persija Jakarta, Persib Bandung dan Sriwijaya FC.
Bertanding di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Rabu (26/5/2010) sore WIB, Arema dapat tekanan hebat dari tuan rumah dan fansnya. Laga yang sempat diwarnai kericuhan tersebut bahkan sempat tertunda beberapa menit.
Tim tamu lebih dulu membuka keunggulan melalui striker andalannya M Noh Alam Shah di menit 29. Tuan rumah baru bisa menyamakan kedudukan di awal babak kedua, menitv 47, lewat penalti Dzumafo Herman Epandi. Wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran yang dibuat Pierre Njanka terhadap Putut Waringin Jati.
Skor tersebut mampu dipertahankan Arema hingga pertandingan usai. Setelah melalui periode injury time selama empat menit, Arema akhirnya memastikan diraihnya titel juara.
